class='home blog'>

Showing posts with label tips cinta. Show all posts

Wednesday, March 20, 2013
Kebanyakan pria enggan berlama-lama melakukan foreplay, sementara wanita umumnya menginginkan keintiman yang lebih lama di tempat tidur. Menurut survei yang dilakukan Lifestyle Condom, 41% wanita mengharapkan pasangannya mau foreplay lebih lama. Ada beberapa trik agar pria mau menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur untuk foreplay, seperti yang dikutip dari Cosmopolitan USA.

1. Katakan Maksud Anda
Pasangan Anda tidak bisa membaca pikiran. Jangan hanya bersungut-sungut karena kurangnya 'servis' foreplay dari pasangan. Biarkan dia tahu stimulasi apa saja yang bisa membuat Anda lebih bergairah sebelum akhirnya sampai ke sesi intercourse. Katakan padanya sesuatu seperti, "Aku sangat suka saat kamu mencium leherku sambil menyentuh di daerah ini..." (sambil mengarahkan tangannya ke area yang dimaksud).

2. Lakukan PDA Sebelum Foreplay
Foreplay tidak hanya bisa dilakukan di kamar tidur, tapi juga di tempat umum; dengan cara-cara yang halus dan lebih sopan tentunya. Saat Anda dan pasangan makan malam romantis sebelum pulang ke rumah, dekatkan tubuh Anda ke dadanya, usap paha si dia lalu mainkan jari-jari Anda di antara kedua kakinya. Saat pulang nanti, dia pasti tak sabar untuk segera bercumbu dengan Anda.

3. 'Berburu' Kenikmatan
Kenali tubuh masing-masing pasangan untuk mengetahui titik rangsang yang baru. Berbaringlah dan biarkan si dia bereksplorasi dengan menekan dan menyentuh tubuh Anda. Lakukan juga hal yang sama pada pasangan. Tidak tahu harus mulai dari mana? Cari bagian tubuh pasangan yang paling sensitif, misalnya dada, telinga, tengkuk atau tulang panggul.

4. Bikin Permainan
Tulis hal-hal apa saja yang ingin Anda lakukan saat foreplay pada setumpuk kartu. Taruh di bawah bantal tidur, di tas kantor suami, lemari atau tempat-tempat lainnya. Minta si dia untuk mengambil satu kartu setiap hari dan lihat tulisan apa yang dia temukan. Kartu yang diambil adalah permainan seksi yang harus Anda dan pasangan mainkan malam harinya.

5. Obrolan 'Nakal'
Tak perlu memikirkan hal yang sulit, seperti mengaum layaknya harimau yang liar. Cukup bisikkan saja gairah yang Anda rasakan. Biarkan suami tahu sebesar apa Anda mendambakan ciuman dan sentuhannya. Mengatakan apa yang Anda ingin lakukan adalah cara melakukan obrolan 'nakal' yang paling mudah. Selain itu, tanyakan padanya bagian tubuh mana yang ingin diberikan ciuman lembut.
Hanya dengan mengetahui teknik bernapas yang benar, Anda bisa mendapatkan kualitas seks yang lebih baik bersama pasangan. Saat seks mulai menjemukan dan Anda terlalu malas memikirkan posisi bercinta baru, lingerie dan sex toys, cobalah ajak pasangan untuk latihan pernapasan sebelum bercinta atau saat foreplay.

"Cukup lakukan perubahan kecil. Anda akan merasakan efeknya tanpa harus bergulat dengan kecemasan yang mungkin timbul karena melakukan sebuah perubahan besar," ujar psikolog Lori Boul, Ph.D. yang juga penulis 'DIY Sex and Relationship Therapy'.

Seperti dikutip dari askdanandjennifer, pernapasan merupakan bagian penting dalam seks. Dengan bernapas, membuat oksigen masuk ke dalam tubuh sehingga darah mengalir lebih lancar dan menstimulasi area genital.

Mensinkronisasikan napas Anda dan napas pasangan bisa 'memanaskan' suasana dan meningkatkan keintiman. Terapis dan pelatih tantra Susan Kaye, Ph.D. mengungkapkan, mengatur irama napas membantu Anda mencocokkan dan menyeimbangkan kondisi emosional dan fisik dengan pasangan.

"Hal ini akan membuat Anda berdua lebih terikat, dan akhirnya meningkatkan rangsangan seks," jelas Susan.

Cobalah berlatih pernapasan bersama pasangan sebelum bercinta atau saat foreplay. Misalnya saat Anda dan suami berciuman atau berpelukan, sinkronisasikan napas kalian.

Saat menyelaraskan dorongan napas dengan menghirup dan menghembus, rasa seperti menggelenyar akan meningkat. Hiruplah saat si dia bernapas, dan sebaliknya. Lakukan cara ini selama tiga menit dan Anda akan merasakan sensasi yang berbeda dalam bercinta.

Teknik sinkronisasi napas ini bisa dilakukan dengan posisi tidur menyamping saling berhadapan, duduk sambil berpelukan atau bahkan sambil berdiri. Kombinasikan dengan sentuhan sensual, misalnya saling menyentuh dada, tengkuk, punggung atau area sensitif Anda maupun pasangan.
Bagi pasangan yang telah menikah, tingkat libido yang naik turun dapat mempengaruhi kualitas bercinta. Selain itu, stres sehari-hari mengenai urusan pekerjaan atau rumah tangga juga akan membuat Anda tidak begitu menikmati sesi bercinta, sehingga sulit mendapatkan kepuasan secara seksual. Untuk mendapatkan kembali kenikmatan maksimal saat bercinta, ikuti cara-cara berikut ini, seperti yang dikutip dari Shape.






1. Latih Otot-otot Bagian Kewanitaan
Agar sesi bercinta lebih nikmat, Anda bisa melakukan latihan untuk membuat otot Miss V tetap kencang atau yang sering disebut dengan senam kegel.
"Melakukan latihan kegel secara teratur akan membuat kontraksi yang lebih kuat selama orgasme. Anda bisa melakukan latihan ini tiga kali sehari, kapanpun dan di manapun ," jelas Lynn Wolfbrandt, produk spesialis dari Vibrators.com.

2. Panaskan Temperatur Tubuh
Tidak banyak yang tahu bahwa suhu bisa mempengaruhi tingkat orgasme seseorang. Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan, wanita yang kakinya hangat saat bercinta memiliki hampir 30% mencapai orgasme lebih baik daripada mereka yang bercinta di suhu yang dingin. Untuk itu, naikkan suhu pendingin kamar Anda saat bercinta, atau mulailah dengan pijatan pada bagian kaki dengan minyak hangat untuk membantu Anda meraih orgasme yang lebih baik lagi.

3. Hubungan Antara Pikiran dan Tubuh
Berbeda dengan pria, wanita memerlukan kondisi fisik dan mental yang lebih prima untuk bisa meraih orgasme. "Otak adalah organ terpenting saat melakukan seks. Sangat penting untuk menyingkirkan pikiran yang mengganggu saat waktu intim itu berlangsung," jelas Dylan Thrasher, seorang ahli percintaan.

Selain menenangkan pikiran, hubungan emosional yang kuat dengan pasangan juga dapat membantu Anda meraih klimaks. "Memiliki hubungan yang kuat dengan pasangan Anda akan memperkuat kualitas bercinta, khususnya saat orgasme. Anda harus merasa dihargai, dipahami, diterima dan diingini oleh pasangan," tambah Dylan.

4. Pemanasan
sebelum melakukan hubungan seks, pertimbangkan untuk lakukan foreplay dengan pasangan agar sesi bercinta menjadi lebih bergairah. Seksolog Shanna Katz menyarankan, "Berikan pijatan lembut atau sentuhan di daerah sensitif. Bermain dengan panca indera Anda akan membuat pasangan menjadi lebih bergairah dibanding melakukan seks oral berjam-jam."

Oleh karena itu, buatlah sesi bercinta Anda lebih menyenangkan dengan ide-ide kreatif dan fantasi liar Anda sebelum seks sebenarnya dimulai. Membuat fantasi 'nakal' tentang pasangan juga akan membuat seks jauh lebih panas lagi.

5. Percaya Diri
Berpura-puralah untuk menjadi seorang ahli di tempat tidur. "Semakin Anda percaya diri, semakin seksi Anda terlihat, dan semakin seksi Anda, semakin puas Anda dan pasangan menikmati waktu bercinta itu," jelas Katz.

Maka dari itu, walaupun Anda merasa ragu untuk mencoba posisi atau gerakan baru, yakinkan diri Anda untuk berani mencobanya pertama kali. Ambil waktu sejenak, dan nikmati momen tersebut layaknya itu waktu terbaik dalam hidup Anda.
Setiap orang pasti ingin menjadi pasangan yang romantis, untuk pasangannya . Tidak sedikit pasangan yang tidak berani melakukannya ,karena takut terlihat canggung dan aneh. Namun tahukah anda , menjadi sesosok orang yang romantis bukan berarti Anda harus selalu berkata manis atau merayu pasangan. Namun, sikap Anda dapat membuat pasangan selalu merasa nyaman.
Berikut adalah lima tips agar menjadi pasangan yang romantis :


1. Fokus pada hal-hal kecil


Anda mungkin dapat bersikap romantis dengan menunjukkan perhatian pada hal-hal kecil, seperti misalnya menanyakan apakah si dia sudah makan atau belum. Meski terlihat sederhana, ini merupakan suatu bentuk perhatian Anda pada pasangan.


2. Bicara tentang perasaan Anda

Sesekali, katakanlah kepada dia bahwa Anda sangat mencintainya. Ingat, jangan lakukan itu berulang kali karena dapat menghilangkan keistimewaan pernyataan cinta.


3. Menggoda pasangan Anda


Membuatnya cemberut dan tertawa pada saat yang sama adalah salah satu cara untuk menjadi pasangan yang romantis. Ini dapat membuat hubungan Anda jauh lebih mesra.


4. Mengabadikan momen bersamanya


Ada banyak cara untuk mengabadikan momen-momen bersama pasangan. Salah satunya dengan memotret kebersamaan Anda. Nah, foto-foto itu bisa Anda pajang di kamar atau dalam album khusus yang bisa dilihat setiap saat.

5. Hilangkan Sikap Mau Menang Sendiri (Egois)


Jika ingin menjadi pasangan yang romantis, hilangkan ego satu sama lain. Selain itu, ego hanya akan merusak keharmonisan hubungan Anda dengannya. Jadi, berhenti bersikap demikian.

Inilah lima tips menjadi pasangan yang romantis. Meski terkesan sederhana, tidak mudah lho untuk melakukannya
“Apakah dia benar-benar serius mencintaiku?” pertanyaan ini mungkin sering mengganggu pikiran Anda dalam menjalin hubungan dengan pria. Walau terlihat ‘manis’ di depan Anda, terkadang masih terselip keraguan soal ketulusan cinta si dia. Kalau begitu, berikut ini tipsanda akan menguraikan cirri-ciri pacar yang tidak serius dalam berhubungan. Jika suatu saat menemukan ciri-ciri tersebut, maka berhati-hatilah.
1. Tidak Tertarik Membahas Pernikahan. Kalau pasangan Anda tidak serius menjalin hubungan, biasanya mereka malas membahasa tentang rencana pernikahan dan akan mengalihkan pembicaraan ke hal-hal lain. Mungkin saja dia masih berharap ada wanita lain yang lebih menarik untuk dijadikan istrinya. Atau jangan-jangan kamu hanya dijadikan ‘cadangan’ setelah tak mampu menemukan wanita lain yang lebih tepat untuknya.
2. Hobi Berbohong. Kalau punya pacar yang suka berbohong, kamu harus ekstra waspada. Karena sekali berbohong, biasnya akan muncul kebohongan-kebohongan lainnya. Bisa saja dia sebetulnya sudah memiliki pacar, atau lebih parahnya lagi sudah memiliki istri.
3. Mengajak Berhubungan Intim, Biasanya orang yang sudah pernah atau sering melakukanhubungan intim pra-nikah juga suka melakukannya dengan wanita lain yang bukan pasangannya. Jadi Anda harus tegas berkata tidak untuk pria seperti ini. Berhati-hatilah dengan tetap menjaga keseucian sampai kalian resmi menikah. Karena bisa saja dia tiba-tiba meninggalkan Anda setelah mendapatkan kepuasan, ingatlah bahwa pasangan yang baik hanya akan menuntut cinta dan kesetiaan, bukan seks semata.
4. Tidak Mengenalkan pada Keluarga. Apakah dia sudah memperkenalkan Anda pada keluarganya? Atau minimal sahabat dekatnya? Kalau belum, mungkin dia memang tidak seriusberpacaran dengan Anda. Makanya dia cenderung menutupi hubungan kalian dan tidak mengenalkan Anda pada keluarga.
5. Mulai Cuek dan Sulit Diajak Komunikasi. Waktu masih PDKT, cinta dan perhatiannya setengah mati. Tapi setelah beberapa bulan jadian, ia mulai berubah menjadi cuek, sulit diajak berkomunikasi, sering marah-marah, bahkan mulai banyak kabar kalau dia juga dekat dengan wanita lain.
6. Tidak Senang Bertemu. Kalau pasangan Anda lebih senang ngobrol lewat sms, email atauchatting di facebook ketimbang mengajak Anda kencan di luar atau datang ke rumah Anda, ini menandakan dia tidak memiliki keseriusan.
7. Kencan di Tempat yang Itu-Itu Saja. Setiap kali mengajak kencan, dia selalu memiliki tempatyang itu-itu saja tanpa mau mendengaran saran Anda. Perlu dicurigai kalau dia sedang menembunyikan sesuatu bila memilih tempat lain. Jangan-jangan di tempat lain ada perempuan selingkuhannya.
8. Menutup Diri. Pria yang tidak mau berbicara lebih dalam tentang dirinya, tidak meunjukkan adanya keseriusan dalam menjalin hubungan. Dia beranggapan itu tidak penting dan menganggap Anda bukan bagian dalam hidupnya.
9. Cinta Yang Dipaksakan. Karena beberapa alasan, banyak pria memcari wanita hanya karena terpaksa. Misalnya karena sudah lama menjomblo dan tidak ingin dibilang tidak laku, atau mungkin karena dijodoh-jodohkan teman-temannya lantaran belum juga memiliki kekasih.Hubungan seperti ini tidak akan berjalan sehat, bahkan bisa putus sewaktu-waktu karena menjalaninya setengah hati.
10. Suka Berdekatan Secara Fisik. Ada pria yang senang sekali berdekatan secara fisik dengan pacarnya. Seperti pegangan tangan, berpelukan atau kegiatan fisik lainnya yang dilakukan di tempat-tempat umum. Waspada dan lebih baik menyingkir dari pria seperti ini.
11. Awal Pacaran Sudah Tidak Serius. Sejak awal pacaran, dia sudah mengatakan bahwahubungan Anda berdua hanyalah sebatas teman dan belum meikirikan komitmen apapun. Dia juga bilang tidak suka diperintah atau diikat. Kalau punya pacar yang seperti ini, tak perlu membuang waktu. Tinggalkan saja pria ini karena memang tidak benar-benar serius dengan Anda.

cari yang anda inginkan

Copyright © dema56 -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan